Seiring dengan berkembangnya teknologi website saat ini, cara orang dalam mengakses dan menikmati sajian informasi yang diberikan oleh website pun semakin berkembang. Jika selama ini teknologi pengembangan web lebih terfokus pada pengembangan client-server, dimana pengakses baru dapat menikmati informasi yang dibutuhkannya setelah hasil request data ke server selesai kemudian ditampilkan di browser client, maka kini telah hadir alternatif lain dari teknologi website ini.
Microsoft Silverlight merupakan sebuah aplikasi yang memberikan pengalaman baru dari sisi client. Dengan memakai plug-in bernama Microsoft Silverlight ini, client diharapkan tidak akan hanya bersikap pasif pada saat menunggu data hasil request ke server selesai dikirim. Konsep yang dipakai dalam pengembangan Microsoft Silverlight sendiri adalah konsep RIA (Rich Internet Application). Konsep ini mengembangkan sisi client untuk dapat mengerjakan fitur interface seperti halnya pada desktop komputer. Untuk mendapatkan hasil yang dikehendaki, sisi client tidak harus selalu me-request ke sisi server, sehingga hasilnya lebih cepat didapat dan responsif. Adapun aplikasi website yang telah banyak memakai konsep RIA ini adalah animasi dan game.
Saat ini Microsoft Silverlight telah dikembangkan ke dalam dua generasi pengembangan, yaitu Silverlight 1.0 RC (Release Candidate) yang mengandalkan Javascript untuk menangani obyek-obyek multimedia dan animasi. Sedangkan generasi Silverlight berikutnya adalah Silverlight 1.1 Alpha Refresh yang telah dikembangkan dengan teknologi .NET Framework.
Untuk saat ini Silverlight baru dapat dinikmati oleh pemakai Sistem Operasi Windows dan Mac OS. Adapun browser yang telah mendukung plug-in ini adalah IE6, IE7, Mozilla Firefox, Opera dan Safari.
Posts Tagged ‘browser’

[News] Microsoft Silverlight, Aplikasi Client-Side Baru
October 29, 2009
[News] Opera Tingkatkan Keamanan, Firefox Rilis Edisi Terbaru
December 22, 2008Pengembang software Opera telah meliris browser versi terakhir yaitu Opera 9.5, dan rival-nya Mozila mengumumkan akan merilis sebuah update utama dari browser Firefox pada Tanggal 17 Juni 2008 lalu. Kedua browser ini menambahkan sebuah feature yang terfokus pada security, dimana feature tersebut merupakan teknologi yang di desain untuk mem-block proses download dan eksekusi dari kode-kode jahat. Di lain pihak Internet Explorer 8, browser terbaru dari Microsoft masih dalam tahapan beta dan juga akan menambahkan feature anti-malware.
“Opera 9.5 menggambarkan sebuah puncak dari 2 tahun menghabiskan banyak waktu untuk mendengarkan komunitas kami dan merubah browser kami dengan menambah banyak feature dan kemampuan sesuai dengan yang mereka minta” Kata Jon von Tetzchner, CEO dari Opera, di tengah acara peluncuran browser Opera.
Para penyerang (External attackers) mempunyai fokus yang tinggi terhadap browser sebagai sebuah pintu masuk untuk melakukan penyerangan yang tidak akan diduga oleh para pengguna komputer. Diantara teknik yang populer digunakan adalah menyerang web server dengan menggunakan kode untuk mengalihkan pengunjung web ke server hosting yang mengandung kode-kode jahat. Anti-malware dibangun berdasarkan feature anti-phishing dari kerjasama 3 perusahaan pembuat browser tahun lalu.
Opera mengumumkan pada minggu lalu, telah menggunakan teknologi anti-malware dari Perusahaan Keamanan Haute Secure. Teknologi ini lebih dari sekedar mem-block situs dan link-link jahat , kata pihak Opera kepada SecurityFocus dalam sebuah wawancara.
Versi Opera terbaru dapat di download melalui Website Perusahaan mereka, sedangkan Firefox versi terbaru sudah bisa di peroleh sejak hari Selasa, 17 Juni 2008 lalu.









